Hubungi Kami

Potensi Desa

POTENSI ALAM

            Desa Tumpakpelem berada pada koordinat 111.540321 BT dan -8.010476 LS, berbatasan disebelah utara dengan desa Temon, sebelah selatan dengan desa Gading, sebelah timur dengan desa Tempuran, dan bersebelahan di sebelah barat dengan desa Pangkal. Desa Tumpakpelem memiliki luas sawah seluas 36.286 Ha, Ladang, pemukiman, serta Pekarangan seluas 991,3 Ha, serta Fasilitas umum desa seluas 1.578,7 Ha. Sehingga desa Tumpakpelem memiliki luas Sebesar 112.818 Ha. Desa Tumpakpelem memiliki curah hujan sebesar 1,833 mm, dengan jumlah bulan hujan rata-rata 6 Bulan, serta Suhu Rata-rata 26.4 °C mengakibatkan Desa Tumpakpelem termasuk desa yang bersuhu rendah. Desa Tumpakpelem tidak memiliki pendataan orbitasi, ketiadaan data ini kami dasari pada pencarian sumber kami kepada pemerintah daerah serta pemerintah pusat, khususnya KEMENDAGRI DIRJEN BINA PEMERINTAHAN DESA yang juga tidak memiliki data orbitasi desa.

POTENSI MANUSIA

Desa Tumpakpelem terdiri dari 3 dusun diantaranya Dusun Krajan; Dusun Wates; Dusun Jabag dengan jumlah penduduk 3.248 Jiwa atau 1.056 KK, dengan perincian sebagaimana tabel berikut;

 

No.

Jenis Kelamin

Jumlah

1.

Laki – Laki

1.647

2.

Perempuan

1.601

3.

Kepala Keluarga

1.056

POTENSI SARANA PRASARANA

POTENSI SOSIAL

POTENSI EKONOMI

            Dalah bagian keuangan. Desa mendapat APBD Kabupaten sebesar Rp 0,-, Bantunan Pemerintah Kabupaten Rp.184.613.748,-, bantuan pemerintah provinsi Rp. 0,- , bantuan pemerintah pusat Rp. 1.007.239.000,-, pendapatan asli desa Rp. 315.888.000,-, Swadaya Masyarakat desa dan kelurahan Rp. 0,-, alokasi dana desa Rp. 630.799.000,-, sumber pendapatan dari perusahaan yang ada di desa Rp.0,- , Sumber pendapatan lain yang tidak mengikat Rp. 27.000.000,- . Sehingga total jumlah penerimaan desa sejumlah Rp.2.165.539.748,-. Dalam pengeluarannya, jumlah belanja publik/belanja pembangunan Rp. 1.440.236.748,- dan jumlah belanja aparatur/pegawai sejumlah Rp. 725.303.000,- sehingga terdapat saldo sebesar Rp. 0,-

POTENSI KEBUDAYAAN

Kebudayaan dan adat-istiadat masyarakat desa Tumpakpelem secara garis besar memiliki kebudayaan yang serupa seperti di seluruh desa di Kabupaten Ponorogo yang dipengaruhi oleh kebudayaan dan adat-istiadat masyarakat Jawa Timur. Beberapa budaya masyarakat desa adalah Larung Risalah Doa, Grebeg Suro, dan Kirab Pusaka. Masyarakat memiliki adat-istiadat yang sangat khas yaitu, becekan (suatu kegiatan dengan mendatangi dan memberikan bantuan berupa bahan makanan; beras, gula, dan sejenisnya kepada keluarga, tetangga atau kenalan yang memiliki hajat pernikahan atau khitanan) dan sejarah (silaturahmi ke tetangga dan sanak saudara pada saat hari raya Idulfitri yang biasanya dilakukan dengan mendatangi rumah orang yang berumur lebih tua). Sedang dalam bidang kesenian, desa memiliki kesenian seperti Reog dan Gajahan. Kesenian Hadroh dan Rebana masih digandrungi oleh masyarakat desa.

POTENSI WISATA

            Dalam potensi wisata, desa Tumpakpelem didata memiliki potensi kawasan wisata antara lain :

1. Hutan Pinus BUKIT TUNGGAR, berupa tanah asri yang dapat digunakan taman hutan ataupun tempat berkemah.

2. Air Terjun atau Grojokan COBAN PELANGI, berupa spot foto dan wahana pemancingan.